ANEKA INFO



PROLOG : SELURUH ILUSTRASI DALAM ARTIKEL INI ADALAH FOTO-FOTO DI KAWASAN PERUMAHAN AYODHYA CITRA.

Fengsui Kamar Tidur
Rabu, 18 Maret 2009 | 08:51 WIB



KOMPAS.com — Tidur merupakan kesempatan yang baik sekali untuk menyerap pelbagai jenis Qi (energi). Tentunya kita menghendaki Qi bagus. Ini terutama bila kita memiliki prioritas dalam hidup, ada arah yang mendatangkan Qi bagus untuk mendukung kemajuan atau tingkat keberhasilan hal penting dalam kehidupan kita.

Pengelompokan prioritas yang bisa ditunjang dengan Qi bagus dari arah mata angin yang sesuai adalah sebagai berikut:

1. Kemajuan, kesuksesan dalam usaha/bisnis, perolehan finansial, kemajuan dalam karier dan pendidikan, serta ketenaran, dapat ditunjang oleh jenis Qi yang namanya ShengQi.

2. Hubungan yang baik serta kesempatan datangnya asmara dapat disegarkan dengan mengarahkan kepala ke arah YanNian.

3. Kebugaran fisik dan pemulihan kesehatan bisa diaktifkan dengan TianYi.

4. Ketenangan mental dan kejernihan pikiran bisa ditunjang oleh FuWei.



Berdasarkan metode Astagraha, arah mata angin yang dapat memberikan Qi bagus harus disesuaikan dengan Kua pribadi masing-masing penghuni rumah.

Jadi, ada tiga informasi yang kita perlukan guna menyerap Qi baik saat tidur, yaitu: Kua pribadi; empat arah mata angin yang memberikan Qi bagus bagi masing-masing Kua pribadi; pilih salah satu arah yang sesuai dengan prioritas.

Cara untuk memperoleh Kua pribadi adalah sebagai berikut.

* Jumlahkan semua angka tahun kelahiran. Jumlahkan terus sampai mendapatkan bilangan tunggal. Contoh: 1973à1+9+7+3=20à2+0=2 (x)
* Wanita - Rumusnya adalah "4 + x". Contoh: 4+2=6. Jadi, bagi wanita kelahiran 1973, Kua pribadinya adalah 6.
* Pria - Rumusnya adalah "11 - x". Contoh: 11-2=9. Jadi, pria kelahiran tahun 1973, Kua pribadinya adalah 9.
* Bila hasil akhir adalah 5, maka buat wanita diganti dengan Kua 8, dan bagi pria diganti dengan Kua 2. Kua pribadi adalah 1,2,3,4,6,7,8,9, tidak ada Kua 5.
* Setelah memperoleh Kua pribadi, kita sesuaikan arah kepala (arah ubun-ubun ke atas, bukan arah mata melihat ujung kaki) menurut prioritas dan arah mata angin, seperti tabel di bawah ini.



KUA ShengQi YanNian TianYi FuWei

1 Tenggara Selatan Timur Utara

2 Timur Laut Barat Laut Barat Barat Daya

3 Selatan Tenggara Utara Timur

4 Utara Timur Selatan Tenggara

6 Barat Barat Daya Timur Laut Barat Laut

7 Barat Laut Timur Laut Barat Daya Barat

8 Barat Daya Barat Barat Laut Timur Laut

9 Timur Utara Tenggara Selatan



Perlu diingat bahwa praktik posisi kepala ini dilakukan hanya bila syarat fengshui tentang "bentuk" sudah dipenuhi. Karena bentuk lebih penting daripada arah kepala saat tidur.

Erwin Yap/Fengshui Educator



Pengaruh Warna dalam Rumah Menurut Fengsui
Kamis, 19 Maret 2009 | 09:23 WIB

PERCAYA atau tidak, fengsui dapat membawa keseimbangan dan harmoni dalam rumah. Mulai dari perabot sampai warna dinding rumah memberi pengaruh dari pergerakan energi di dalam rumah Anda. Pendek kata, fengsui mempunyai pengaruh dalam memberi energi atau kestabilan di dalam rumah Anda.


Berikut ini sederet petunjuk untuk "memengaruhi" energi yang ada di dalam rumah Anda sehingga kehidupan Anda terasa semakin menyenangkan. Masukkan energi ke dalam kehidupan Anda sesuai dengan yang Anda inginkan.

UNSUR WARNA
Perbedaan warna dapat meningkatkan semangat Anda atau sebaliknya. Warna memiliki efek yang berbeda dan karena itu tiap warna dapat digunakan dengan tujuan tertentu pada saat tertentu pula. Berikut sejumlah warna dan "makna"-nya menurut fengsui.

Oranye
Warna gembira yang membawa kesegaran dan pembaruan dalam kehidupan. Sangat bagus untuk dapur dan ruang bermain. Warna oranye yang lebih muda cocok untuk ruang keluarga di mana dibutuhkan suasana gembira dan santai.


Merah
Adalah warna yang keras, sangat baik untuk membuat Anda tetap bersemangat. Warna ini cocok untuk sebuah ruang makan agar para tamu tetap gembira dan bersemangat. Tetapi bukan warna yang baik untuk ruang tidur, kecuali Anda sangat membutuhkan "banyak gairah".


Hijau
Warna yang menyiratkan penyembuhan dan kedamaian, baik untuk ruang keluarga dan ruang tidur. Hal ini akan dapat menjaga keseimbangan dan membawa pembaruan pada diri Anda.

Biru
Warna yang menyiratkan penyembuhan dan membawa suasana santai. Sangat baik untuk digunakan pada ruang di mana seseorang sedang menderita sakit. Dan juga akan membuat penghuninya menjadi tenang dan santai.

Ungu
Warna yang menimbulkan kesan kemewahan dan perubahan. Sangat baik untuk ruang meditasi atau ruang lain untuk memberikan kesan "mewah".

Kuning
Warna yang menunjukkan kebahagiaan, membawa suasana kreatif, dan penuh gairah. Sangat pas untuk dapur dan kantor di mana kreativitas amat diperlukan. Juga sangat cocok untuk ruang tamu jika Anda tidak menginginkan para tamu terlalu lama bertandang.



Renovasi
Betah di Rumah Berkat Wallpaper

Istimewa
Ragam corak warna dan aneka desain kreatif Wallpaper hadir untuk memberikan nuansa baru yang berbeda
Kamis, 19 Maret 2009 | 13:45 WIB

KOMPAS.com - Dinding dan warna yang melapisinya merupakan elemen rumah paling dominan dilihat oleh mata. Karena itulah, biasanya minimal setahun sekali, baik saat menjelang hari raya atau menggelar pesta di besar rumah, warna cat dinding kerap diganti.

Tetapi, hasil rutinitas tahunan itu pun lama kelamaan bisa membosankan. Tidak lain, karena kurang membawa perubahan baru yang bisa membawa pengaruh baru pula bagi penikmatnya.

Lain hal jika rutinitas ngecat tahunan itu diganti sejenak dengan wallpaper, misalnya. Dengan beragam corak warna dan aneka desain lebih kreatif ketimbang konsep dinding dengan cat biasa, wallpaper atau pelapis dinding hadir untuk memberikan nuansa baru yang berbeda, baik pada mata penikmatnya maupun suasana hatinya.

Seiring perkembangan properti dewasa ini, wallpaper semakin mudah didapatkan. Harganya pun bervariasi dan terjangkau. Per gulung atau rol per meter persegi berkisar antara 100 hingga 300 ribu, tergantung buatan luar negeri atau lokal. Bisa dibilang, wallpaper kini bukan lagi barang "wah" sebagai interior untuk mempercantik rumah.

Ya, kalau dulu cuma "orang gedongan" yang dinding rumahnya dilapisi wallpaper, kini rumah Anda pun bisa begitu. Selain karena harganya terjangkau, modelnya pun sudah disesuaikan dengan perubahan tren desain rumah zaman sekarang.

Nah, Anda yang baru kali ini ingin merasakan perubahan baru, simak tips-tips ini:

Pemasangan
- Ada dua jenis bahan dasar wallpaper yaitu kertas dan bahan sintetis (vynil). Selain karena mengkilap, asalan memilih bahan vynil karena tahan air, mudah dibersihkan, dan harganya lebih murah




- Sebagai percobaan awal, tak perlu semua dinding dilapisi. Cobalah dulu untuk menghias pemisah dinding atau border. Selain lebih kecil biayanya, hal ini untuk membantu Anda dan keluarga merasa nyaman dengan perubahan baru ini

- Kenali dulu sifat struktur dinding rumah Anda, lembab atau kering. Jika dinding lembab, ada baiknya diperbaiki dulu dan pastikan kering sebelum dipasang

- Dinding kering paling baik untuk dilapisi wallpaper. Sebaliknya, pada dinding baru, harus menunggu permukannya benar-benar kering. Boleh juga, bila diperlukan, membalurinya lebih dulu dengan plamur dan tunggu sampai kering

- Jangan terlalu banyak memakai perekat atau lem khusus agar tidak menimbulkan gelembung. Jurus jitu agar tidak terkelupas adalah dengan meratakan sapuan lem ke seluruh dinding


- Panjang atau lebarnya dinding bukan tak mungkin membentuk sambungan pada wallpaper. Di sini harus hati-hati dan teliti menyesuaikan motif, yaitu masing-masing bagian yang terpotong sambungan,

- Pada dinding lama sebaiknya tidak langsung dipasang, melainkan harus dibersihkan dulu lapisan catnya. Jika terdapat retakan dan berlubang, tambal dulu dengan plamur. Hal ini untuk menghindari terkelupasnya cat atau wallpaper, atau malah menimbulkan banyak tonjolan di permukaan pelapis dinding tersebut

- Kelak, niat mengganti wallpaper lama dengan yang baru pun caranya tak jauh berbeda. Lepaskan dulu wallpaper, bersihkan dinding dari lem yang masih menempel. Setelah kering, silahkan pasang wallpaper baru Anda

- Karena bukan ahlinya, apalagi ini pengalaman pertama ber-wallpaper, ada baiknya Anda meminta bantuan seorang tukang atau pemasang wallpaper



Pilihan Warna, Motif dan Bentuk
- Wallpaper warna yang cenderung gelap apik digunakan di dinding ruangan besar, sedangkan warna-warna terang lebih pantas dipakai di ruangan kecil

- Pilih wallpaper berbentuk vertikal untuk dinding ruangan yang tidak terlalu tinggi, hal itu akan "menyulap" ruangan kecil atau pendek terkesan menjadi tinggi

- Wallpaper bermotif garis dan kotak-kotak sangat sepadan Anda pilih untuk menghias rumah berdesain modern minimalis

- Motif sulur, bunga, atau garis-garis serasi untuk merambah rumah Anda yang bergaya mediterania atau modern klasik

- Motif wallpaper untuk anak-anak cenderung lebih rumit ketimbang orang dewasa. Jika orang dewasa lebih menyukai motif sederhana dan simpel, motif hias untuk dinding kamar anak-anak sebaiknya dipilih yang penuh warna dan inspiratif memicu daya berpikir dan kreatifitasnya, mulai tokoh komik dan kartun, ruang angkasa, olahraga, atau teknologi

Nah, sudah siapkah membuat pasangan dan putra-puteri Anda kerasan tinggal berada di rumah?



Nyicil KPR Sekaligus Renovasi, Emang Bisa?



Kredit renovasi KPR tidak hanya untuk pembelian rumah pertama, melainkan juga rumah rusak dan harus butuh renovasi
Kamis, 19 Maret 2009 | 10:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebutlah, seorang konsumen membeli rumah dari pengembang seharga Rp 300 juta. Untuk kebutuhan itu, si konsumen sudah membayarkan uang muka sejumlah 30 persen. Sisa uang muka dibayarkan kemudian olehnya melalui KPR.

Namun seiring pengajuan kredit tersebut, si konsumen juga berencana merenovasi rumahnya. Dan untuk membiayai rencana renovasi ini, si konsumen konsumen membutuhkan dana Rp 100 juta dengan total Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 150 juta.

Masalahnya, apakah bank dapat memberikan KPR rumah baru sekaligus juga memberikan kredit renovasi untuk rumah baru itu? Lalu, syarat dan ketentuannya apakah sama dengan permohonan KPR biasa?

Sebetulnya, sama dan hal itu tidak akan sulit diwujudkan. Beberapa bank saat ini memang menawarkan penyediaan fasilitas kredit untuk pembiayaan KPR sekaligus pembiayaan renovasinya. Hanya saja, setiap bank memiliki kebijaksanaan tersendiri dan berbeda dalam sektor pembiayaan KPR-nya.

Pengajuan persyaratan dan ketentuan kredit renovasi sama seperti halnya KPR. Hanya saja, perlu ada tambahan dokumen berupa RAB, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), serta Denah Bangunan baru.

Namun, mengingat plafon ajuan kredit digunakan untuk dua kepentingan, yaitu beli dan renovasi, umumnya pencairan kredit akan ditukar silang. Sebagian ditransfer langsung ke developer untuk pelunasaan pembayaran rumah, sebagian lainnya dicairkan bertahap sesuai progres pembangunan rumah.

Pilih Bank Mana?
Pengajuan kredit renovasi itu biasanya dilakukan oleh mereka yang memiliki rumah pertama. Setelah dua hingga tahun, pemilik rumah biasanya membutuhkan renovasi atau membutuhkan ruang tambahan.

Tetapi, pengajuan kredit renovasi ini tidak hanya berlaku bagi mereka yang melakukan pembelian rumah pertama. Rumah yang kita tempati pun, jika memang rusak dan membutuhkan renovasi, bisa diajukan pembiayaannya secara KPR, baik itu rusak atau ingin menambah bagian-bagian rumah.



Mengajukan kredit ke bank atau KPR sejauh ini memang altenatif solusi yang bisa dilakukan. Masalah anggaran, -- yang kerap mengganjal keinginan merenovasi, kini bisa diatasi dengan kredit melalui bank.

Bagi bank sendiri, tingginya kebutuhan fasilitas pembiayaan renovasi itu menjadi celah bisnis yang belakangan semakin tinggi. KPR tidak lagi semata untuk pembelian rumah, melainkan juga bisa digunakan masyarakat untuk merenovasi rumahnya.

BNI misalnya, yang mengajukan penawaran kredit renovasi melalui BNI iB Griya. Melalui fasilitas pembiayaan ini, nasabah bisa mewujudkan kebutuhan perumahan, kavling siap bangun, serta merenovasi rumah dengan plafon kredit minimal Rp 25 - 30 juta dan maksimal mencapai Rp 500 juta lebih.

BCA pun serupa BNI, yang menyediakan fasilitas kredit untuk renovasi. Bank swasta tersebut menawarkan KPR BCA, yaitu pinjaman yang ditujukan untuk membiayai pembelian serta perbaikan rumah tinggal untuk dimiliki atau ditempati sendiri oleh pemiliknya.

KPR BCA diberikan kepada individual atau para karyawan perusahaan yang memenuhi persyaratan dan mampu membayar dengan cara mengangsur. Seperti dilansir dari situs mereka, persyaratannya pun ternyata mudah, antara lain WNI dengan status karyawan tetap, pengusaha, atau professional. Syarat lain yang cukup dirasakan penting adalah calon nasabah harus sudah lama bekerja atau minimal telah dua tahun tengah menjalani masa kerja.

Lainnya adalah Bank CIMB Niaga dan BTN yang juga sama-sama memfasilitasi pembiayaan kredit serupa. Bahkan, Bank Niaga memberikan keistimewaan, yaitu bunga yang kompetitif, jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun, serta pembiayaan bank hingga 10 persen dari rencana anggaran biaya (RAB) atau maksimal 80 persen dari nilai nilai jaminan.

Sementara itu, BTN juga memberikan keistimewaan. Kepada para nasabahnya, BTN memberikan kelonggaran dalam hal jangka waktu pengambilan yang bisa sampai 10 tahun. Sedangkan bunganya sebesar 19 persen.

Kiranya, renovasi rumah bukan lagi persoalan sulit di masa yang semakin sulit ini. Karena, selain tawaran beberapa bank yang disebutkan di atas, sejumlah bank lain juga punya fasilitas KPR untuk membantu merenovasi rumah Anda. Hanya saja, Anda harus lebih bijak dalam menghitung keuangan, pintar memilah-milih bank, serta pada akhirnya, tegas dalam membuat keputusan untuk benar-benar ingin memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari bank-bank tersebut.


Mau Ambil KPR, Bereskan Dulu Keuangan Anda
Kamis, 19 Maret 2009 | 09:50 WIB

BANYAK hal yang sifatnya non-administrasi yang perlu diperhatikan sebelum mengambil KPR. Dengan demikian Anda akan merasa nyaman ketika membayar cicilan KPR setiap bulannya.


Apa yang dibutuhkan orang ketika membeli rumah? Sudah tentu mereka membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kebutuhan ini bisa diatasi dengan adanya bantuan dari bank berupa KPR.

Untuk mendapatkan kucuran dana KPR, sudah pasti Anda sebagai calon debitur harus menyiapkan segala persyaratan, baik persyaratan administrasi maupun persyaratan non-administrasi.

Seperti yang telah diketahui, setiap calon debitur harus menyerahkan beberapa persyaratan administrasi yang diminta oleh bank. Bila Anda bekerja sebagai karyawan swasta di sebuah perusahaan maka Anda diwajibkan untuk menyerahkan slip gaji atau surat keterangan bahwa Anda telah bekerja di perusahaan tersebut. Selain itu, Anda juga harus menyerahkan fotokopi buku rekening Anda di bank.

Disamping persyaratan administrasi di atas, persyaratan non-administrasi setidaknya harus Anda perhatikan. Hal ini, menurut Mike Rini (konsultan keuangan dari Safir Senduk dan Rekan), setidaknya akan membuat Anda merasa nyaman ketika membayar cicilan KPR setiap bulannya.

Mike menambahkan, ada beberapa persyaratan non-administrasi yang perlu diperhatikan ketika akan mengambil KPR. Sekilas, ketiganya mungkin dapat dianggap sepele. Namun bila tidak diperhatikan, dampaknya akan muncul suatu saat—entah permohonan KPR-nya ditolak atau Anda tidak sanggup membayar cicilan KPR setiap bulan. Ketiga hal yang patut Anda perhatikan adalah sebagai berikut.

1. Lunasi hutang yang lain
Bila Anda memiliki hutang lain, sebaiknya lunasi dulu sebelum mengambil pinjaman dalam bentuk KPR. Sebab KPR juga adalah hutang. Jadi bila Anda mempunyai hutang lain maka pos anggaran untuk hutang Anda akan bertambah banyak.

Hutang yang dimaksud di sini bisa berupa hutang kartu kredit. Anda jangan salah persepsi dulu dengan hutang kartu kredit. Walaupun Anda bisa membayar hutang kartu kredit dengan pembayaran minimum, tetapi sisa hutang itu akan bertambah banyak. Mengapa hal ini terjadi? Sebab sisa hutang yang dibayarkan minimum akan terkena bunga. Bunga itu semakin lama akan semakin banyak. Alhasil hutang Anda akan menumpuk.

Untuk mencegah agar jumlah hutang Anda tidak bertambah, hendaknya Anda terlebih dahulu melunasi atau mengurangi tagihan kartu kredit. Selain itu, usahakan untuk membayar cicilan hutang kartu kredit secara tepat waktu.

Bila Anda bisa membayar hutang tepat waktu, setidaknya aliran keuangan Anda dapat terkontrol. Dari sini Anda juga dapat belajar atau membiasakan diri untuk membayar cicilan hutang tepat waktu. Hal ini juga akan berdampak bila Anda nantinya akan membayar cicilan KPR. Bila saat ini Anda sudah tepat waktu membayar hutang yang lain maka setidaknya Anda juga tepat waktu untuk membayar cicilan KPR.

Menurut Rini—yang pernah bekerja sebagai analis kredit di sebuah bank swasta—pihak bank yang akan memberi KPR akan menganalisa kondisi keuangan Anda yang sebenarnya. Mereka bisa mengecek bank lain untuk mengetahui apakah Anda mempunyai hutang di tempat tersebut. Dengan demikian bila Anda mempunyai hutang dan pembayaran cicilannya terlambat setiap bulannya, maka pihak bank akan mengetahuinya.

Bila hal ini terjadi, pihak bank akan menganalisa bahwa Anda sebetulnya tidak layak menerima kredit atau permohonan KPR Anda ditolak. Pihak bank takut bilamana hal yang sama terulang lagi, yaitu Anda melakukan wanprestasi atas kewajiban pembayaran hutang.

Untuk hutang yang nilainya kecil, Rini menyarankan untuk segera melunasinya. Semisal Anda mempunyai hutang kepada teman Anda. Walaupun nilanya kecil, hendaknya Anda membayar lunas hutang itu sebelum mengambil KPR sehingga Anda tidak perlu lagi memikirkan pelunasan hutang tersebut.


Antara Mimpi dan Kenyataan

Dibutuhkan kerja keras konsumen saat mengajukan KPR
Rabu, 18 Maret 2009 | 13:23 WIB



JAKARTA, KOMPAS.com - Keputusan memanfaatkan pembiayaan bank melalui fasilitas KPR membuat banyak orang meraih mimpinya menjadi kenyataan untuk memiliki rumah. Rasanya, tangan ini ringan untuk mengeluarkan uang tunai bila jumlahnya sedikit-sedikit. Tahu-tahu, sebuah rumah baru jadi milik Anda sendiri.

Namun ternyata tidak sedikit pula yang tetap hanya bisa bermimpi memiliki rumah. Bagi sebagian orang, memanfaatkan fasilitas KPR, sejatinya, tak semudah membalik telapak tangan. Di mata mereka, bank sebagai fasilitator KPR terasa begitu menjaga ketat penyaluran kredit mereka. Birokrasi pun seolah berbelit dan menyulitkan, yang ujung-ujungnya pengajuan kredit ditolak.

Namun, hal itu tentu sah saja. Imbas krisis ekonomi global dan tingginya suku bunga, boleh jadi, membuat bank kini semakin selektif meluluskan pengajuan kredit konsumen. Sebagai empunya fasilitas KPR, bank pun tidak mau ambil risiko jika pelunasan kredit konsumen tiba-tiba macet di tengah jalan.

Beragam alasan bank menolak pengajuan itu. Mulai tidak lengkapnya persyaratan hingga pendapatan konsumen yang kurang memadai kerap menjadi seleksi utama yang menjegal konsumen saat dilakukannya verifikasi data oleh bank.

Untuk itulah, dibutuhkan kerja keras konsumen untuk mementingkan faktor ketelitian saat mengajukan KPR. Ketelitian itu termasuk soal pemilihan bank yang akan memberikan fasilitas pembiayaan KPR-nya.

Berikut ini beberapa hal penting perlu diperhatikan saat akan mengajukan KPR:

Persiapan:
- Tidak ada salahnya Anda lebih dulu menyewa rumah. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, menyewa rumah memberi waktu untuk Anda mengatur kesiapan sebelum benar-benar memutuskan untuk memiliki rumah sendiri melalui pengajuan KPR

- Evaluasi kembali pengelolaan keuangan pribadi Anda atau keluarga Anda mulai dari hulu hingga ke hilir. Camkan, bahwa rasio cicilan dan penghasilan juga perlu diperhatikan, yaitu maksimal sebesar 30 persen

- Berdasarkan evaluasi itu, pikirkan dan pertimbangkan masak-masak faktor dan risiko yang akan berdampak panjang pada pengeluaran Anda selanjutnya. Karena, selain memikirkan biaya hidup sehari-hari Anda pun harus bersiap menghadapi pengeluaran berupa biaya perawatan dan pemeliharaan

- Siapkan diri menghadapi proses pencarian kredit yang panjang dan merepotkan, sementara besarnya biaya pengikatan kredit lainnya pun akan menambah daftar kerepotan Anda, termasuk biaya pajak atau cadangan biaya untuk asuransi

- Jangan sekali-kali gunakan uang cicilan KPR untuk membiayai pengeluaran lain rumah tangga Anda! Ya, sekalipun hal itu Anda rasakan lebih penting. Harus diingat konsep "gali lubang, tutup lobang" itu hanya akan mendorong Anda berutang pada bank dan sekali saja Anda lakukan, selanjutnya Anda hanya akan tergiring ke dalam jurang kesulitan.

- Sudah lengkapkah persyaratan yang Anda butuhkan sebelum mengajukan KPR? Galibnya, semakin lengkap berkas persyaratan Anda, semakin besar pula peluang KPR Anda disetujui oleh bank.


Memilih Bank:
- Perdalam informasi atau data bank yang direkomendasikan oleh pengembang, khususnya pada informasi skema harga baik itu uang muka maupun angsurannya.

- Semakin rendah suku bunga semakin ringan pula pembiayaan Anda. Untuk itu, jika ingin menggunakan jasa bank pilihan sendiri, upayakan memilih bank dengan tingkat suku bunga terendah. Kisaran tingkat suku bunga kredit KPR saat ini antara 13,5 persen hingga 15 persen.

- Beberapa bank saat ini memberikan bunga tetap (fixed rate) selama satu atau dua tahun. Maka, usahakan memilih bank yang menerbitkan bunga tetap paling lama, karena semakin lama akan meringankan konsumen.

- Agar tidak berbelit di saat transaksi keuangan, usahakan memilih bank yang paling banyak Anda gunakan selama bertransaksi, semisal bank tempat Anda mengambil gaji, membuka kartu kredit, atau menabung. Semakin mengenal baik kreditasi calon konsumennya, semakin cepat bank mengurus dan meluluskan ajuan kredit Anda.



Transaksi Penjualan Perumahan Turun 20 Persen
KOMPAS, YUNIADHI AGUNG
Sejumlah bank berusaha menggaet debitor dengan menawarkan berbagai fasilitas dan kemudahan kredit pada berbagai kesempatan untuk sektor konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah.



Jumat, 13 Maret 2009 | 09:33 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Akibat suku bunga kredit pemilikan rumah atau KPR yang tinggi, transaksi penjualan rumah menengah ke bawah merosot sampai 20 persen.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (REI) Teguh Satria di Jakarta, Kamis (12/3), mengatakan bahwa kecenderungan penurunan transaksi penjualan berlangsung sejak Februari 2009, terutama rumah nonsubsidi dengan harga Rp 150 juta-Rp 500 juta per unit.

Dia memperkirakan kehilangan nilai transaksi penjualan, sejak Februari, mencapai Rp 2 triliun. Hal tersebut didasarkan asumsi kapitalisasi sektor perumahan nonsubsidi Rp 5 triliun setiap bulan.

Penurunan transaksi, lanjut Teguh, dipicu lambannya penurunan suku bunga kredit dan deposito. Kendati suku bunga acuan (BI Rate) sudah berada pada level 7,75 persen, bank tetap mengenakan suku bunga KPR sekitar 14-15 persen dan tingkat bunga pinjaman di kisaran 15-17 persen per tahun.

”Konsumen rumah menengah ke bawah saat ini memilih menunggu sampai suku bunga KPR turun mengikuti BI Rate. Akibatnya, akad kredit perumahan pun tertunda,” ungkap Teguh.

Terganggunya transaksi penjualan rumah juga menyulitkan pengembang dalam memutar permodalan, apalagi pengembang tetap berkewajiban membayar bunga pinjaman ke perbankan.

Berdasarkan data REI, sekitar 70 persen pembiayaan perumahan nonsubsidi berasal dari kredit perbankan. Sementara itu, pembiayaan perumahan bersubsidi yang berasal dari pinjaman perbankan mencapai 97 persen.

Akibat seretnya likuditas, perbankan semakin selektif dalam mengucurkan KPR.

Deputi Formal Kementerian Negara Perumahan Rakyat Zulfi Syarif Koto mengatakan bahwa kecenderungan konsumen KPR untuk menunda akad kredit merupakan bagian dari prinsip kehati-hatian dalam membeli rumah.

Hal tersebut, lanjut Zulfi, wajar dilakukan konsumen. Meski demikian, konsumen harus memahami aturan perjanjian perikatan jual beli guna menghindari persoalan hukum dengan pengembang di kemudian hari.

Selain itu, konsumen diharapkan jeli melihat persyaratan kredit yang ditetapkan bank dan suku bunga KPR. (LKT)

Hunian Modern Penyelaras Gaya Hidup
Kamis, 19 Maret 2009 | 14:26 WIB

KOMPAS.com - Tak perlu menjauhi pusat kota dan keramaian untuk memeroleh kenyamanan di sebuah hunian apartemen. Kini, banyak ditawarkan apartemen di kota besar seperti Jakarta yang bukan hanya nyaman tetapi juga strategis. Sejengkal dari gerbang parkir apartemen, Anda pun sudah bisa menghadap langsung ke pusat bisnis di tengah kota, jalan protokol, pusat hiburan, serta segala keinginan yang ingin Anda penuhi.





Fenomena ini tidak terlepas dari konsep back to the city yang dianut para kaum urban. Selain lokasi strategis, desain suasana alami yang dikemas secara modern, minimalis dan kreatif, menjadi pertimbangan kaum urban Jakarta. Mereka enggan mencari hunian yang jauh dari tempatnya berbisnis, berbelanja, berburu hiburan, serta mencari ide-ide kreatif. Hunian sebuah apartemen harus praktis, namun harus tetap pula nyaman meskipun di tengah sesaknya kota.

Hadirnya Gandaria Heights merupakan satu dari sekian banyak tawaran apartemen di Jakarta yang ingin memenuhi prinsip dan keinginan-keinginan kaum urban tersebut. Dari dua show unit yang ada saat ini, apartemen di Superblok Gandaria City berusaha menyuguhkan suasana alami yang dikemas secara modern dan high tech.

White Effect

Memenuhi keinginan praktis dan nyaman, misalnya, Gandaria Heights menyiasati luas ruangan yang terbatas dengan menampilkan detail ornamen-ornamen yang penuh inspirasi garapan kreatif para disainer interior Singapura. Dengan dominasi rancangan ruang serba terbuka, tata ruang Gandaria Heights menciptakan kesan lapang dan simpel untuk menghubungkan living room, ruang kerja, kamar tidur, kamar mandi, serta kamar tidur.

Konsep open plan apartemen ini memang sengaja meminimalkan pemakaian sekat. Meskipun sebetulnya, pemisahan antar ruang dibuat seolah-olah hilang, yaitu dengan hadirnya bidang-bidang kaca bening sebagai gantinya. Alhasil, setiap ruangan di dalamnya pun tetap bisa terlihat sebagai satu kesatuan.

Uniknya, meterial dominasi kaca tersebut ditingkahi pemakaian bahan aksesori lain yang berbeda-beda. Mulai pemakaian kayu di area dinding pantri, wallpaper berkelir hiasan motif bunga, karpet coklat muda dan abu-abu tua, serta mozaik kaca di bagian kamar mandi utama.

Penggunaan aksesori ruangan dipilih yang berwarna hitam dan putih. Pewarnaan tersebut juga berlaku pada pemakaian vas bunga dari keramik, bingkai lukisan, tableware, juga dipilih yang bertema hitam putih. Keunikan lainnya adalah tampilan lampu gantung Cacoon berbentuk kepompong.

Secara keseluruhan, desain apartemen ini cukup berhasil mengakomodasi gaya hidup kaum urban Jakarta. Mengadopsi konsep modern minimalis dan modern klasik pada setiap sudut ruang, Gandaria Heights menerapkan warna putih yang mendominasi hampir seluruh pemandangan di dinding, lantai, serta plafon.

Pada tipe Loft seluas 165 m2 misalnya, pemakaian warna lain seperti hitam atau perak menjadi penyelaras nuansa modern tersebut, yang dibatasi pada jenis materi interiornya. Sementara itu, pada apartemen tipe 117 m2, konsep warna sedikit dialihkan ke desain modern klasik.

Menuai konsep Ralph Lauren, Spice Studio Singapore sebagai tim kreatif di bagian ini menyepuhi dominasi warna ruangan tersebut dengan nuansa keemasan. Pembedaan itu, yang dibuat seminimal mungkin, semata hanya untuk menghilangkan sejenak kebosanan akibat "white effect" yang mendominasinya.

Pembeda lain yang unik adalah pemakaian keramik berukuran besar di ruang makan dan pantri. Lain halnya dengan bagian lantai di ruang keluarga atau ruang kerja, yang cukup mencuri perhatian berkat lapisan karpet bertekstur bulu halus dan lembut yang menutupinya.

Megah dan eksklusif. Namun begitu, apartemen ini tidak akan menyiratkan kesan "tertutup" dari dunia luar. Tak lain, karena setiap ruangan apartemen dilengkapi oleh jendela lebar, baik di ruang tengah, kamar tidur, sampai ruang dapur. Selain untuk mendapatkan kesegaran cahaya alami, penempatan jendela-jendela ini tentu sangat baik untuk perputaran udara secara konstan.

Middle up

Gandaria Heights merupakan bagian dari kemewahan Superblok Gandaria City, yang berdiri di kawasan terpadu Jl Arteri Pondok Indah, tepatnya Jl KH Syafi'i Hadzani, Jakarta Selatan. Terhubung oleh jalan under pass empat jalur, keberadaan apartemen ini tentunya sangat strategis untuk menuju ke kawasan Central Business District (CBD) seperti Kuningan, M.H. Thamrin, serta Sudirman.

Keuntungan strategis lainnya, letak apartemen ini pun dikelilingi tak jauh oleh beberapa sekolah internasional seperti di kitaran Bintaro, Pondok Indah, atau Cilandak. Dengan lobi yang luas, fasilitas kolam renang, taman bernuansa resor, serta akses masuk dan parkir berbeda dengan mal dan perkantoran, Gandaria Heights tetap menyajikan eksklusifitas nyaman, aman, dan berteknologi tinggi melalui penyajian fasilitas internet akses internet Wi-Fi, building security system with CCTV, serta Automatic Card Access. Dan sebagai konsultan arsitektur bangunan, Cadiz International Architect cukup berhasil memberikan sentuhan daya tarik apartemen ini hingga begitu apik dalam nuansa arsitektur modern masa kini.

Membidik segmen middle up, dua menara Gandaria Heights akan bersanding dengan pusat belanja Gandaria Shopping - Mainstreet, perkantoran Gandaria 8, dan kelak dengan Gandaria Hotae. Dua menara apartemen ini menghadirkan 600 unit apartemen, yang masing-masing menara terdiri dari 32 lantai.

Direncanakan selesai pembangunannya pada April 2010, kisaran harga masing-masing unit apartemen tersebut dijual mulai 600 hingga 3 miliar rupiah. Tetapi khusus tipe Loft yang ditampilkan pada show unit, angka ditarifkan untuk apartemen seluas 165 m2 itu sebesar 2,5 miliar. Sementara untuk tipe 3 kamar seluas 117 m2, harga per unitnya sebesar 1,5 miliar rupiah.

Sejauh ini, tahap pembangunan apartemen ini sudah mencapai lantai 16. Dari jumlah total unit yang ada sekarang, sebanyak 70 persennya sudah menjadi milik mereka yang dikenal dengan; kaum urban pelaku gaya hidup terkini Jakarta.